R C O
Rubber Compound Oils
Minyak Bakar Alternatif Boiler dan Burner
Prakata
Menghadapi iklim usaha yang dewasa ini sangat kompetitif khususnya industri-industri yang menggunakan bahan bakar minyak (BBM) untuk menggerakan kegiatan usahanya, maka tidaklah berlebihan apabila industri-industri mulai beralih ke bahan bakar alternatif. Menyikapi hal tersebut diatas maka kami CV. Omo Jaya sebagai produsen RCO yaitu minyak bakar alternatif untuk boiler dan burner akan berusaha keras memberikan yang terbaik untuk konsumen sehingga konsumen setelah beralih ke RCO merasa puas dan menguntungkan dari segala hal.
Minyak bakar RCO adalah hasil distilasi penyulingan yang berbahan dasar karet ban bekas kendaraan bermotor, secara umum kegunaan minyak bakar RCO adalah bahan bakar pengapian langsung pada industri-industri besar maupun kecil, aman tidak menimbulkan korosi dan tidak mengendap apabila mesin tidak di gunakan/dinyalakan dalam jangka waktu relative lama, RCO dapat di applikasikan untuk bahan bakar/minyak bakar pengapian langsung seperti mesin Boiler (model water cups atau thermal oils) dan Burner tanpa merubah instalasi yang sudah ada, langsung dapat di gunakan dan langsung nyala, bisa di buktikan!!! Berat jenis RCO 0.93 gr/ltr sehingga tidak perlu pre-heating yaitu alat untuk memanaskan minyak supaya encer, untuk ukuran nozel yang masih standard atau sudah modifikasi di anjurkan tidak melebihi ukuran normal yaitu untuk satu pengapian ukuran nozel 1 s/d 2 mm dan untuk yang dua pengapian nozel pertama 0.8 s/d 1 mm dan nozel kedua adalah 0.6 s/d 0.8 mm.
Fleksibilitas dalam permintaan order kami tawarkan sehingga konsumen tidak merasa terbebani, order di sesuaikan dengan kebutuhan konsumen. Kami menerima pemesanan yang di bawah 5 (lima) ribu liter menggunakan kemasan drum sedangkan di atas 5 (lima) ribu liter menggunakan tangki sesuai kapasitas permintaan.
Dalam kondisi tertentu, apabila RCO belum bisa di gunakan lebih dari satu minggu berturut-turut maka akan mempengaruhi komposisi RCO yaitu lapisan yang ada di permukaan paling bawah biasanya mengendap jadi harus di buang dahulu (di tampung di drum) sekitar satu drum bila di anggap perlu bisa sampai dua drum, hal ini di lakukan supaya apabila ada endapan, endapanya tidak langsung masuk ke pompa yang akan mengakibatkan pompa tersumbat atau sebelum masuk ke pompa di buatkan saringan dahulu supaya apabila ada kotoran, tersaring oleh saringan tersebut.
1. Umum
Nama Produk : RCO
Singkatan : Rubber Compound Oils
Nama Lain : Minyak bakar alternatif Boiler dan Burner
Warna : Hitam pekat
Bau : Menyengat
RCO (Rubber Compound Oils), yaitu minyak bakar alternatif yang di hasilkan dari penyulingan karet-karet bekas, misalnya karet bekas ban kendaraan bermotor atau karet yang di hasilkan dari limbah produksi pabrik. Jadi pada dasarnya karet itu sebagai bahan baku utama RCO dan tidak ada bahan tambahan material lain (non additive) yang di olah pada saat proses produksi. RCO berwarna hitam pekat sesuai warna dasar karet ban bekas, berbau agak tajam.
2. Applikasi
RCO sebagai bahan bakar alternatif untuk mesin Boiler atau Burner yang sebelumnya menggunakan solar, minyak tanah dan residu sebagai bahan bakarnya bahkan batu bara yaitu saat pengapian awal (pemancing saat di nyalakan). RCO dapat juga untuk kompor api masak atau tungku api semawar akan tetapi saat ini belum dapat di rekomendasikan karena RCO agak berbau karet terbakar sehingga di khawatirkan kontaminasi terhadap masakan yang di masak, mungkin ke depanya sesuai dengan tuntutan pasar RCO dapat lebih baik sehingga dapat di applikasikan untuk semua bahan bakar (mesin dan kompor alat rumah tangga). RCO aman untuk mesin dan tidak akan korosi, seperti bahan dasarnya yaitu karet, jadi tidak ada kandungan mineral (kandungan air ada saat terjadi saat kondensasi) yang akan menyebabkan mesin terjadi korosi, begitupun dengan pengapian mesin pada saat mesin di nyalakan tidak akan terjadi endapan (sisa pembakaran setelah mesin berhenti beroperasi).
3. Spesifikasi
REPORT OF ANALYS RCO
PARAMETERS
UNIT
RESULTS
METODS
- Specific Gravity at 60/60 F
-
0.9394
ASTM D.4052-02-(2003)
- Viscosity Redwood @ 100 F
-
50.34
Calculated from
ASTM D 445-03- (2003)
- Pour Point
F
-5
ASTM D.97-96a-(2003)
- Sulfur content
% wt
0.840
ASTM D>4294-02-(2003)
- Water content
% vol
0.10
ASTM D.93-99-(2003)
- Sediment
% wt
Below 0.01
ASTM D.473-02-(2003)
- Ash content (on 11 1114 g)
% wt
0.02
ASTM D.482-02-(2003)
- Neutralization Value
Strong Acid Number
mgKOH/g
Nil
ASTM D.974-02-(2003)
- Flash Point PMCC
F
148
ASTM D.93-02a-(2003)
- Conradson Carbon Residue
% wt
0.59
ASTM D.189-01-(2003)
- Color ASTM
-
D 8.0
ASTM D.1500-02-(2003)
Sumber dari Sucofindo Laboratory,
Operation Manager
M A S R I
NPP.92.69.03501
4. Cara Penggunaan RCO
Pada Boiler:
Pada saat uji coba di boiler (model water cups atau thermal oils), posisi RCO di sesuaikan dengan ketinggian burner supaya pada saat pompa isap/tekan ke nozel bekerja secara optimal dan RCO mengalir lancar. Untuk nozel di anjurkan nozel burner yang masih standard, artinya nozel tersebut diameter lubangnya belum di besarkan/dikorek ( masih asli), hal ini di anjurkan supaya RCO pada saat di gunakan tidak harus menyetel bukaan jendela angin (campuran angin/oksigen pada saat pembakaran) yang nantinya berhubungan dengan kalori yang di hasilkan pada saat RCO di bakar. Umumnya ukuran nozel/spuyer yang masih standard untuk satu pengapian adalah 1 s/d 2 mm dan untuk yang dua pengapian adalah nozel pertama 0.8 s/d 1 mm dan nozel kedua 0.6 s/d 0.8 mm.
Apabila tidak ada perubahan pada nozel/spuyer tetapi ternyata asap sisa pembakaran keluar dari cerobong asap (knalpot) maka itu karena campuran angin/oksigen terlalu banyak maka bukaan jendela angin perlu di kurangi (disesuaikan).
Pada Burner:
Pada burner cara penggunaan sama dengan boiler, hanya saja model pengapiannya saja yang membedakan, artinya semua perlakuan hampir sama dengan boiler.
5. Pengaruh Terhadap Kesehatan
a. Terhadap Mata
Awas percikan atau tetesan RCO terkena mata, gunakan pelindung mata (kaca mata) saat memuat atau membongkar apabila terkena tetesan, bersihkan dengan air bersih bila berlanjut hubungi dokter.
b. Terhadap Pernapasan
Bau yang menyengat secara terus menerus akan merusak pernapasan, gunakan masker pelindung, hirup udara segar, bila berlanjut segera hubungi dokter.
c. Terhadap Kulit
Bila terjadi iritasi terhadap kulit, bersihkan dengan menggunakan sabun, bilas sampai bersih, bila berlanjut hubungi dokter
6. Nama Perusahaan
CV.OMO JAYA
Berkedudukan di Klapanunggal Kabupaten Bogor dengan Akta Pendirian No 364/AN.CV/2006 yang di buat dan di sampaikan oleh Notaris Rita Asnani. SH Cileungsi Bogor
Alamat Perusahaan:
Kp. Bagogog RT 06 RW 06 Desa / Kec Klapanunggal Kab Bogor Jawa Barat
Kegiatan Usaha:
Perdagangan Barang Karet Bekas menjadi Bahan Dasar Minyak
Legalitas Perusahaan:
1. Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP ) No 02.518..995.2-403.000
2.Surat Izin Usaha Perdagangan ( SIUP ) Kecil No 1208/10-
20/PK/IX/2006
3.Tanda Daftar Perusahaan (TDP) Persekutuan Komanditer No
10.20.3.52.04414
4. Surat Keterangan Domisili Perusahaan No 545/36/VII/2006
5. Surat Keterangan Terdaftar Direktorat Jenderal Pajak Kantor
Pelayanan Pajak Cibinong No PEM- 3599/WPJ.08/KP.0403/2006
7. Sekilas Pandang Perusahaan:
CV. OMO JAYA adalah perusahaan yang menjalankan usahanya dalam bidang industri termasuk memperdagangkan hasil industrinya, antara lain pengolahan karet bekas menjadi bahan dasar minyak bakar.
Minyak bakar yang di hasilkan CV. OMO JAYA adalah minyak bakar yang di beri nama RCO yaitu Rubber Compound Oils atau juga minyak sintetis sesuai dengan bahan dasarnya yaitu karet, karet tersebut adalah limbah yang sudah tidak berguna bahkan di abaikan karena sudah tidak ada manfaatnya yang kami suling dan kami proses sehingga bermanfaat bagi industri-industri yang membutuhkan.
RCO tidak menggunakan bahan additive atau bahkan oplosan dengan minyak bakar sejenisnya. Kami dapat memastikan dan menjamin, bahkan kami sudah mempunyai spesifikasi yang di terbitkan oleh institusi terpercaya yaitu PT. ( Persero ) Superintending Company of Indonesia atau PT.SUCOFINDO – report analys terlampir diatas.
RCO dapat di applikasikan untuk minyak bakar mesin boiler yang sebelumya menggunakan minyak bakar cair (solar, minyak tanah dan residu) bahkan batu bara yaitu pada saat di mulainya pembakaran maka di perlukan pemanasan awal sebagai titik nyala api, RCO dapat di applikasikan juga untuk. burner. Untuk mesin boiler kami pastikan tidak merubah instalasi yang sudah ada sebelumnya, misalnya tangki pengumpan harian, nozel dan burner control. RCO juga tidak perlu pre heater sejenis alat bantu untuk memanaskan minyak supaya encer sehingga tidak menyumbat pada nozel.
Harapan kami RCO dapat di terima semua pihak terutama para pelaku usaha dan tidak ragu untuk mencoba dan memberi kesempatan kepada kami untuk melakukan uji coba supaya ada alternatif minyak bakar, setidaknya ada harapan dan mendapatkan nilai tambah dan ekonomis untuk perusahaan-perusahaan lainya.
8. Penutup
RCO sebagai alternatif, yaitu solusi bahan bakar minyak yang kian hari kian menipis persediannya, sedangkan penggunaan kian hari malah semakin bertambah sehingga di perlukan solusi untuk jalan keluarnya. Karena bagaimanapun RCO kalau di kembangkan dengan sungguh-sungguh dan di dukung semua pihak baik swasta maupun pemerintah akan menghasilkan nilai tambah yang sangat besar apabila di lihat dari sisi ekonomi. Begitu pula bagi para pelaku usaha tidak segan-segan untuk mencoba RCO sebagai alternatif bahan bakar untuk menggerakan roda perusahaan supaya dapat berkembang maju, efisien dan tentunya meningkatkan profit perusahaan.
Demikian profil singkat kami ulas, tidak ada gading yang tak retak, dalam menciptakan suatu produk sudah tentu ada yang tidak sesuai dengan keinginan konsumen, untuk itu kami membuka diri untuk menerima saran maupun kritik yang membangun demi tercapainya keseimbangan antara produsen dan konsumen begitupun dalam menyampaikan informasi baik melalui media ataupun informasi dari orang ke orang sehingga berita RCO sampai ke khalayak tidak menutup kemungkinan ada pihak-pihak yang terganggu, terusik dengan kehadiran RCO karena kami bukan punya tujuan menyaingi atau bersaing apalagi ingin mengalahkan produk sejenis yang sudah ada, tetapi kami hanya berusaha mencoba menawarkan sesuatu produk alternatif yang sekiranya ada nilai ekonomisnya kepada konsumen, untuk itu kami mohon maaf yang sebesar-besarnya.
Demikian Sekilas Pandang CV. OMO JAYA dan RCO secara singkat ini di buat, untuk lebih jelasnya terhadap produk RCO, silahkan menghubungi Sales atau Technical Service CV. OMO JAYA, CV. OMO JAYA siap membantu dan merealisasikanya.
Terimakasih.
Hormat kami,
ttd
CV. OMO JAYA
Data Perusahaan yang sudah menggunakan RCO
No Nama Perusahaan Pemakaian
/Bulan
Applikasi
PIC
Tlp
1
2
3
4 PT.Graha Surya Angkasa.
Banjaran
Bandung
PT.Majuel.
Cileungsi
Bogor
UD.Tiga Bintang.
Caringin
Bogor
Rencana
PT.Tritex Group Gresik
16 ton
1 ton
2 ton
64 ton Boiler
Burner
Boiler
Boiler Bp.Hanafi
Ibu Puah
Bp.Handoko
Bp.Acun
081563530158
081220424871
021-82497270
081310955455
Filosopi Perusahaan
Tujuan utama mengembangkan CV. Omo Jaya adalah meraih Return Of Invesment (mengembalikan modal yang di tanamkan perusahaan untuk investasi) sesuai dengan yang sudah di rencanakan perusahaan.
Untuk mencapai tujuan di atas maka harus di lakukan langkah-langkah antara lain:
1. Membuat pelanggan puas dengan kualitas produk dan pelayanan
2. Mengoptimalkan harga jual produk supaya dapat memberikan nilai plus
bagi pelanggan
3. Mengoptimalkan kapasitas produksi sesuai dengan kapasitas terpasang
4. Memantau dan menekan biaya bahan baku, bahan pembantu dan biaya
operasional se-efisien mungkin
5. Menginvestasikan dana sesuai dengan kebutuhan untuk mengembangkan
usaha di masa yang akan datang dengan memperhatikan Return Of
Invesment
6. Terus menerus meningkatkan mutu produk, efisiensi, produktifitas
kerja dan pelayanan secara menyeluruh melalui sumber daya manusia.
Hormat kami,
Usep Bin Muhtar
usepbinm@gmail.com
08999592600
